You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa KALIREJO
Logo Desa KALIREJO
KALIREJO

Kec. Kokap, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat datang di website resmi Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Iistimewa Yogyakarta

Pengenalan dan Demonstrasi Pembuatan Briket Arang Kelapa oleh Tim KKN-PPM UGM pada Warga Dukuh Kalib

Adminn 22 Januari 2023 Dibaca 2.132 Kali
Pengenalan dan Demonstrasi Pembuatan Briket Arang Kelapa oleh Tim KKN-PPM UGM pada Warga Dukuh Kalib

Bukan tanpa dasar, seperti artikel sebelumnya yang membahas mengenai kondisi geografis Kalurahan Kalirejo, potensi briket arang kelapa, dan kurangnya pemanfaatan buah kelapa oleh warga, menjadi landasan utama tim KKN-PPM UGM mencoba mengenalkan produk turunan dari buah kelapa tersebut kepada warga. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memercik niat warga untuk menangkap peluang usaha tersebut.

Tidak hanya pengenalan mengenai produk briket arang kelapa, dalam acara tersebut juga dilakukan praktik membuat briket arang batok kelapa dengan menggunakan alat yang sederhana, juga panduan pemasaran dari produk tersebut.

Alat cetak briket di disain sesederhana mungkin oleh tim KKN-PPM UGM agar dapat ditiru oleh masyarakat bila berniat. Cetakan memanfaatka besi hollow yang dapat mudah ditemukan di toko besi atau toko material. Adapun disain dari cetakan akan dilampirkan pada artikel ini untuk memudahkan bila ingin membuat cetakan tersebut.

Proses pembuatan briket dimuali dengan:

  1. Pirolisi. Ini merupakan proses pembakaran batok kelapa menjadi arang. Untuk pembuatan arang ini dapat menggunakan drum sebagai wadah. Urutan pembuatan arang adalah, pertama masukkan batok kelapa pada drum, kemudaian tutup drum dengan rapat. Selanjutnya bakar drum dengan waktu 3 jam atau lebih. Biarkan api mati dengan sendiri sampai dingin. Kemudian buka drum, maka batok kelapa akan menjadi arang.
  1. Pengerusan atau Penggilingan. Giling atau gerus arang sampai menjadi sebuk atau bubuk arang. Proses ini bertujuan agar arang dapat dibentuk sesai cetakan.
  1. Perekat. Buat media perekat arang agar arang dapat mempertahankan bentuk sesuai cetakan. Media perekat dapat menggunakan tepung tapioca yang direbus menjadi gel.
  1. Pencampuran. Campurkan media perekat dengan serbuk arang. Perbandingan komposisinya adalah perekat 1 : 6 sebuk arang.
  1. Pencetakan. Cetak adonan dengan cetakan yang telah dibuat.
  1. Pengeringan. Keringkan briket, bisa menggunakan sinar matahari atau oven.

Untuk pemasaran masyarakat dapat menyasar pasar dalam negeri terlebih dahulu karena mudah dijangkau dan tidak memerlukan dokumen-dokumen yang rumit. Sedangkan kalau ingin menyasar pasar pulau negri masyarakat dapat menggandeng pengusaha yang memang sudah melakukan expor briket.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan