You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Kalurahan KALIREJO

Kap. Kokap, Kab. KULON PROGO, Prov. DI Yogyakarta

Visi Misi


 

VISI

"Membangun Desa Kalirejo Berdasarkan Gotong Royong Dan Sosial Kapital Dengan Pengembangan Sumber Daya Alam Dan Sumber Daya Manusia Yang Ada Guna Mencapai Kesejahteraan Bersama"

dengan penjabaran:

"Membangun Desa Kalirejo Dalam Kebersamaan Menuju Masyarakat Yang Mandiri, Aman, Sejahtera, Dinamis Berlandaskan Iman Dan Taqwa"

 

1. Kebersamaan adalah sikap dan perilaku yang secara bersama-sama (gotong royong) pada suatu ruang atau waktu yang sama menunjukkan tingkah laku secara spontan demi kepentingan dan tujuan bersama.

2. Mandiri adalah suatu sikap dan tindakan yang mengutamakan kemampuan diri dalam rangka mengelola potensi sumber daya alam dan buatan yang didukung oleh kemampuan sumber daya manusia yang berbasis kearifan lokal.

3. Aman adalah suatu keadaan daerah yang kondusif dari ancaman dan gangguan.

4. Sejahtera adalah suatu keadaan masyarakat Kalirejo yang tercukupi kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan) serta pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pendapatan secara layak.

5. Dinamis Berlandaskan Iman dan Taqwa adalah keadaan yang mudah menyesuaikan terhadap perubahan, dilandasi oleh sikap dan perilaku yang tidak menyimpang dari norma agama dan keyakinan yang dianut agar diperoleh kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang.

 

MISI

1. Membangun penyelenggaraan pemerintah desa yang "berwibawa" serta bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme, dengan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku, transparan dan mengutamakan pelayanan masyarakat dalam upaya mewujudkan pembangunan secara luas.

2. Meningkatkan pelayanan masyarakat dan pembangunan serta melanjutkan dan menyelesaikan program-program sebelumnya yang sejalan dengan kehendak masyarakat sehingga terciptanya "tertib administrasi" dan terwujudnya pelayanan masyarakat yang maksimal.

3. Meningkatkan peran aktif serta menumbuhkan "kepercayaan masyarakat" serta "mengoptimalkan" lembaga-lembaga desa, lembaga masyarakat lainnya (LPMD, PKK, Karang Taruna, Posyandu, PAUD, Kelompok Usaha Ekonomi Kerakyatan, dan lain sebagainya).

4. Menyusun perencanaan dan pelaksanaan program yang berwawasan gender.

5. Meningkatkan toleransi antar umat beragama dan bermasyarakat demi terwujudnya "persatuan dan kesatuan dalam kehidupan".

6. Mengoptimalkan potensi desa yang ada, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia guna mempercepat terwujudnya keberhasilan pembangunan.

7. Aktif dan kreatif mendukung program pemerintah bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dalam segala bidang untuk mengupayakan terwujudnya kesejahteraan masyarakat di bidang pembangunan, kesehatan, pendidikan, dan sosial serta ikut mewujudkan program pemerintah dalam upaya "pelestarian adat istiadat dan seni budaya".

Bagikan artikel ini: