Selamat datang di website resmi Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Iistimewa Yogyakarta.

Artikel

Pengenalan dan Demonstrasi Pembuatan Briket Arang Kelapa oleh Tim KKN-PPM UGM pada Warga Dukuh Kalib

22 Januari 2023 22:12:32  kknugm  1.194 Kali Dibaca  Berita Lokal

Bukan tanpa dasar, seperti artikel sebelumnya yang membahas mengenai kondisi geografis Kalurahan Kalirejo, potensi briket arang kelapa, dan kurangnya pemanfaatan buah kelapa oleh warga, menjadi landasan utama tim KKN-PPM UGM mencoba mengenalkan produk turunan dari buah kelapa tersebut kepada warga. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memercik niat warga untuk menangkap peluang usaha tersebut.

Tidak hanya pengenalan mengenai produk briket arang kelapa, dalam acara tersebut juga dilakukan praktik membuat briket arang batok kelapa dengan menggunakan alat yang sederhana, juga panduan pemasaran dari produk tersebut.

Alat cetak briket di disain sesederhana mungkin oleh tim KKN-PPM UGM agar dapat ditiru oleh masyarakat bila berniat. Cetakan memanfaatka besi hollow yang dapat mudah ditemukan di toko besi atau toko material. Adapun disain dari cetakan akan dilampirkan pada artikel ini untuk memudahkan bila ingin membuat cetakan tersebut.

Proses pembuatan briket dimuali dengan:

  1. Pirolisi. Ini merupakan proses pembakaran batok kelapa menjadi arang. Untuk pembuatan arang ini dapat menggunakan drum sebagai wadah. Urutan pembuatan arang adalah, pertama masukkan batok kelapa pada drum, kemudaian tutup drum dengan rapat. Selanjutnya bakar drum dengan waktu 3 jam atau lebih. Biarkan api mati dengan sendiri sampai dingin. Kemudian buka drum, maka batok kelapa akan menjadi arang.
  1. Pengerusan atau Penggilingan. Giling atau gerus arang sampai menjadi sebuk atau bubuk arang. Proses ini bertujuan agar arang dapat dibentuk sesai cetakan.
  1. Perekat. Buat media perekat arang agar arang dapat mempertahankan bentuk sesuai cetakan. Media perekat dapat menggunakan tepung tapioca yang direbus menjadi gel.
  1. Pencampuran. Campurkan media perekat dengan serbuk arang. Perbandingan komposisinya adalah perekat 1 : 6 sebuk arang.
  1. Pencetakan. Cetak adonan dengan cetakan yang telah dibuat.
  1. Pengeringan. Keringkan briket, bisa menggunakan sinar matahari atau oven.

Untuk pemasaran masyarakat dapat menyasar pasar dalam negeri terlebih dahulu karena mudah dijangkau dan tidak memerlukan dokumen-dokumen yang rumit. Sedangkan kalau ingin menyasar pasar pulau negri masyarakat dapat menggandeng pengusaha yang memang sudah melakukan expor briket.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Wilayah Kalurahan

Aparatur Kalurahan

Back Next

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:152
    Kemarin:350
    Total Pengunjung:220.433
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.236.142.143
    Browser:Tidak ditemukan